Poll: Menimang Calon Suksesor Arsene Wenger

Morning, moaners.

Sebelum melanjutkan membaca, make no mistake, I’m an ardent follower of Arsene Wenger. Jika anda pembaca lama website ini pasti mengetahui bahwa saya selalu menekankan bahwa sosoknya adalah paling tepat untuk memimpin klub yang dikuasai oleh Stan Kroenke ini.

Tiga tahun terakhir, saya selalu berpikiran bahwa salah satu faktor yang mendukung keputusan Kroenke mengakuisisi saham mayoritas Arsenal adalah Arsene Wenger — seseorang yang meski harus berhadapan dengan minimnya budget tetap bisa membawa klub secara ‘konsisten’ menduduki empat besar liga Inggris.

Beberapa hari lalu, SwissRamble, narablog yang rutin menganalisa situasi finansial klub-klub Eropa mengeluarkan laporan bahwa cadangan fulus Arsenal yang bisa dibelanjakan di bursa transfer melebihi TOTAL semua klub EPL. Menjemukan sekali mendapati ‘prestasi’ yang hampir kita dengar tiap tahun. Football before profit, remember. Manchester United, di tengah akuisisi tidak sehat Malcolm Glazer bisa terus mendominasi karena trofi-trofi yang mereka raih.

Sederhana saja. Dengan satu trofi yang klub raih akan berdampak signifikan pada pertumbuhan penggemar baru. Penggemar yang saya bicarakan bisa jadi adik anda atau seorang remaja 14 tahun di pelosok China. Silakan kebiri Roman Abramovich, tapi tidak bisa dipungkiri, dalam periode 10 tahun kepemimpinannya, ia sanggup merubah wajah klub yang dulunya sama sekali tak gemerlap. Dan tanpa raihan trofi yang Chelsea raih, bukan mustahil jika mereka bernasib seperti Anzi di Rusia sana.

Saat rekrutan baru Aston Villa berhasil mencetak gol ketiga, bukan rasa sakit yang saya alami, I feel nothing. Ini seperti bom waktu yang tinggal menunggu kapan meledak dan menghantam kita, para suporter. Saya lebih khawatir tentang bertambahnya pemain-pemain Arsenal yang tumbang karena cedera, sedangkan andaikata nanti malam Wenger merekrut Cristiano Ronaldo pun, ia tetap tak bisa menyertakan pemain itu dalam skuat yang Rabu nanti menghadapi Fenerbahce.

Ini adalah masa-masa genting bagi Wenger. Ini adalah periode dimana ia bisa menyeruak kembali menjadi Wenger yang kita kenal terkait perubahan pucuk kepemimpinan tiga klub di atas kita (Chelsea, United dan City) serta kekuatan finansial yang tetiba menggelembung. Di sisi lain, periode ini juga seiring dengan masa terakhir kontrak Wenger yang jatuh tenggat pada Mei 2014  — tepat setelah berakhirnya kompetisi.

Pelatih-pelatih yang saya sertakan di bawah adalah sosok pelatih muda (kecuali Lucien Favre) dan mampu memeragakan sepakbola atraktif di klubnya masing-masing. Beberapa dari mereka (seperti Laudrup dan Simeone) berhasil membawa klubnya meraih trofi di tengah keterbatasan. Saya tak menyertakan nama Juergen Klopp karena saya sendiri tidak yakin ia mau melirik Arsenal. Memimpin klub yang tidak dipimpin oleh pemimpin ambisius hanya akan mematikan karir cemerlang yang telah ia bangun tiga tahun terakhir. Anda sedikit gila jika menghendaki Marcelo Bielsa. He’s a good tactician without good man-management skill.

Anda bisa menyantumkan nama lain pada polling di bawah. Dan, ketika anda telah memilih sosok mana yang anda pikir tepat untuk memimpin Arsenal, saya ingin anda mengamati kepemimpinannya di klub yang ia tangani. Sengaja saya tak menulis profil singkat pelatih-pelatih di bawah, karena siapa tahu anda jadi tertarik untuk mengikuti kiprah mereka dan akhirnya semakin dalam mencintai sepakbola.

Dengan membuat polling ini, bukan berarti saya menghendaki adanya perubahan instan. Saya tetap menginginkan Wenger untuk menyelesaikan kontrak hingga kompetisi berakhir.

Dan setelah itu, saya ingin ia sekali lagi membuktikan kepada saya bahwa saya salah.

I don’t want our Arsenal back. I want our 2001/02’s Arsene Wenger back.

10 thoughts on “Poll: Menimang Calon Suksesor Arsene Wenger

  1. Hehe tadinya gw mau bikin juga nih. Eh kedahuluan. Ga gampang nih jawabnya. Kudu research dulu. Yg jelas kriteria pengganti yang pas menurut gw adl: solid tactician, good leader and speaker, and most of all, passionate about his job, ditunjukkan dengan gesture dan omongan dia sehari-hari.

    Bentar ya bro/sis, gw blm bisa jawab siapa. Give me one week to decide. But this is something that interest me the most today.

    WHO

    Like

  2. I may sounded like an ungrateful supporter by writing ‘Dengan satu trofi yang klub raih akan berdampak signifikan pada pertumbuhan penggemar baru’.

    But, yeah, 8 years without on-the-pitch achievement(s) is 3 years too long for a club like Arsenal.
    Not counting those defeats vs Blacburn, Bradford and Birmingham.

    Like

    1. iya karena kita udah desperate berat liat Arsenal megang trofi, padahal ya tetep bener Arsene. Top 4 lebih bervalue ketimbang FA dan Capital One.

      Like

  3. kayaknya mending laundrup deh, secara dah pengalaman di BPL plus raih tropi dengan squad ‘seadanya’
    alternatifnya steve bould naik pangkat

    Like

    1. siap! Poll ini gak akan gua tutup, kok. Mengenai nama-nama yang tidak tercantum, begitu lu liat hasil poll, klik aja tulisan ‘others: view’. Nanti terpampang siap-siapa aja yang disarankan pembaca.

      Like

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s