Interpretasi rumor kembalinya Cesc Fabregas lewat lagu

kredit gambar

“Wishes” oleh Beach House (Bloom/Sub Pop/2012)

The roses on the lawn
Don’t know which side you’re on
(mawar disini dalam bentuk jamak. Situasi saat Fabregas menatap skuat Barcelona setelah dia bersama timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010. ‘Lihat, di sana teman-teman masa kecilku — seperti hamparan mawar di taman — sedang mekar-mekarnya. Teman sepantaran di La Masia dulu mengisi skuat utama. Gerard Pique, yang seperti dirinya merantau ke Inggris, sudah kembali. Belum lagi Lionel Messi. Ditambah idola masa kecilnya, alasan dibalik pemilihan nomor punggung 4, Pep Guardiola menjabat sebagai pelatih)
In a daze it will change
(dalam sekejap mata semua berubah. Situasi di Arsenal sudah tidak memungkinkan lagi untuk menjadi juara. Di musim perdana dia biasa bersanding dengan Henry, Bergkamp, Pires hingga Lehmann. Kini saat berlatih dia menatap nanar sosok kiper blunder-prone Almunia, striker tengil Adebayor, striker pesakitan van P*rsie, sepasang bek konyol Djourou dan Senderos.Ah.  Cesc tetiba rindu kampung halaman Katalunia. Sangat rindu)
Wishes on a wheel Wishes on a wheel
The voices in the hall
Will carry on their talking
Carry weight you can’t take
(Disaat Cesc menatap keindahan mawar-mawar itu, desing suara tak sengaja dia dengar. Awalnya bisik-bisik, memang. Namun lamat-lamat semuanya seakan berteriak. ‘Pindah saja!’. Terlebih mereka (mawar-mawar) juga ikut bersuara. ‘Bergabunglah bersama kami. Cobalah hirup udara yang dulu pernah kau juga rasai, jernihnya air yang dulu juga kau teguk’. Mawar-mawar indah bermekaran. Dia terbawa romansa masa kecil. Saat dirinya masih berupa benih, lalu tumbuh menjadi bakal buah dan dihinggapi sang kumbang negri seberang)
Wishes on a wheel
Is it even real?
(Tuhan beri aku petunjuk. Johan Cruyff atau Jesus, siapapun. I was theirs and they were mine)
The contact that you make
The moment when a memory aches
(Di antara dirinya, Pique dan Messi, Messi yang datang belakangan. ‘Akulah sang kapten di La Masia. Akulah pewaris nomor punggung Guardiola, anak emas Johan sang Dewa Belanda Katalunia. Pique di United hanya pelapis belaka. Aku di Arsenal adalah pewaris Henry dan Vieira’)
Who can tell? You do it well
(‘Aku yakin penuh pencapaianku sudah cukup di Arsenal’)
Wishes on a wheel
How’s it supposed to feel?
(Imajinasi berkeliaran di otaknya. Ada rasa yang mengganjal. Rasa membalas hutang budi publik London Utara dan sosok yang dia anggap ayah)
One in your life
It happens once and rarely twice
(‘kesempatan tidak datang dua kali, kesempatan tidak datang dua kali’)
One in your life
It happens once and rarely twice
(‘kesempatan tidak datang dua kali, kesempatan tidak datang dua kali’)
The roses on the lawn
Won’t know which side you’re on(mawar-mawar tak berhenti membujuk. Insiden Puyol yang memaksanya memakai seragam Barcelona di depan awak media selepas Spanyol menjadi juara dunia belumlah puncaknya)

On that hill/ Forever still

(Di bukit itu, Ashburton Grove, cintanya masih terpatri)

Wishes on a wheel
How’s it supposed to feel?
Wishes on a wheel
Wishes on a wheel

*******************************

Ah, haru biru. Mau tidak mau saya ikut berkomentar mengenai situasi Cesc Fabregas ini. Jika anda ketinggalan berita, situs The Short Fuse dengan cermat mengulas kenapa proses kembalinya Cesc bukan sekedar impian.

Kondisi ini didukung dengan fakta Cesc yang kerap dimainkan out-of-position di Barcelona. Tak lupa mengutip Soekarno, “tidak boleh ada matahari kembar”. Sirna Messi begitu benderang. Dari Eto’o, Ronaldinho, Ibrahimovich hingga Henry semua pasrah hanya menjadi bayang-bayangnya. Tak lupa saya ingin membagi tulisan apik dari Dave Seager tentang dimana posisi Cesc bermain jika ternyata dialah sosok striker 30 juta misterius incaran Arsenal.

Apapun itu, sampai 31 Agustus nanti kita akan disuguhi rumor dan gosip yang kadang menyusahkan hati dan pikiran. Ah!

5 thoughts on “Interpretasi rumor kembalinya Cesc Fabregas lewat lagu

  1. Somethin indocannon really good at. Harapan semua gooners melihat Fab4 kembali ke the grove. Tapi dia akan memperhatikan dulu kira2 siapa yg akan dibeli AFC. Dilemma: menjadi pujaan ditengah tim yg tdk punya ambisi atau menjadi penonton di tim ambisius bergelar. ?

    Like

  2. Somethin indocannon really good at. Tapi apakah dia akan mau menghadapi dilemma: menjadi pemain utama di tim yg blm jelas ambisinya atau menjadi penonton di bangku cadangan ketika timnya merayakan peluit panjang?

    Like

    1. mungkin perekrutan pemain oleh Arsenal sebelum musim 2013/14 dimulai akan jadi manifestasi ambisi klub sesungguhnya. The time is right dan fulusnya juga ada. Yang jelas Cazorla akan lebih sering main di sayap & Poldi sebagai super-sub.

      Like

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s