Balada Transfer Musim Dingin Arsenal

20121219-031322.jpg
Oleh: Unggul Wisesa Haddad

Salah satu faktor yang membuat saya tergila-gila dengan sepakbola adalah bagian ini. Bagian dimana klub-klub berlomba-lomba mencari tanda tangan pemain, entah untuk pindah ataupun memperpanjang masa bakti di klubnya. Sayangnya saya penggemar Arsenal, bukan Manchester City, si OKB — orang kaya baru.

Berbeda dengan City yang bisa jumawa di bursa transfer dengan germo kayanya, Arsenal adalah tim dengan moto “jual banyak beli dikit”. Tapi tentu alasan itu ada banyak dan saya sendiri tidak pernah menyesal dengan kebijakan itu.
Pembelian Arsenal belum pernah berakhir dengan pemain yang overpriced seperti Torres, Downing atau Andy Carroll. Itulah yang membuat saya selalu percaya kenapa pemain ini dibeli dan pemain ini tidak dibeli Arsenal. Menjadi penggemar Arsenal anda harus percaya kenyataan, dari berita yang anda baca mengenai gosip transfer Arsenal, hanya 10% yang akan terjadi.

​Kembali ke pembahasan semula, kurang dari dua minggu lagi timeline kita akan dipenuhi berbagai macam berita transfer yang masih diragukan keabsahannya. 18 Desember pagi sembari menonton Reading vs Arsenal saja saya sudah mendengar berita tentang bek yang bisa bermain di tengah dari Zambia, Stopilla Sunzu.
Pernyataan seorang fan Arsenal asal Zambia saat ditanya tentang Sunzu cukup menarik: “Sunzu? tanya Drogba, bagaimana rasanya berada di saku celana Sunzu”. Beberapa bahkan sudah berkoar-koar Sunzu sebagai Kolo Toure baru Arsenal.
Berita ini sepertinya tidak main-main karena bahkan pernyataan Sunzu dikutip situs resmi asosiasi sepakbola Zambia:

“I will be travelling to England to sign a deal with Arsenal after the friendly game against Tanzania. As we speak, Mr Katumbi’s personal consultant Salomon Eskadela is here in Zambia waiting to travel with me to England,”

Sejenak mundur ke posisi belakang, ada beberapa gosip mengenai pembelian penjaga gawang.
Thomas Sørensen, kiper Denmark berusia 36 tahun yang bermain di klub Rugby, Stoke City dihubungkan dengan Arsenal. Entah media sudah kehabisan bahan berita atau hanya ingin bercanda, saya tidak tahu.
Materi kiper kita sudah lebih dari cukup dibandingkan jaman kegelapan saat awal Februari musim 2010/2011 ketika Fabianski cedera dan harus mengakhiri musimnya, Szczesny mengalami patah jari tangan akibat tendangan canon Alves dan hanya tersisa satu kiper yang sudah lupa cara menangkap bola, Almunia. Hal yang memaksa kita membangkitkan Jens Lehmann dari kubur dan menjadi pelapis Almunia. (Ya anda tidak salah baca).
Menghubungkan Arsenal dengan kiper di musim dingin ini sama konyolnya dengan menghubungkan Messi dengan Arsenal.
Kiper kedua ‘don Vito’ Mannone bermain lumayan baik sebagai pelapis Szczesny, Martinez yang walaupun sempat dipertanyakan keadaan jiwanya setelah kebobolan 5 gol di Capital One Cup serta Szczesny yang sudah pulih dari cedera dan mampu melakukan 2 penyelamatan gemilang waktu adu penalti.
Menurut saya pembelian kiper di musim dingin ini tidak mungkin terjadi. Jangan pernah berharap Reina — yang penampilannya di Liverpool patut dipertanyakan belakangan — akan ke Arsenal. Hal itu tidak akan terjadi. Manajemen Arsenal tidak sebodoh itu.

​Maju ke posisi tengah. Menurut saya kemungkinan ada pembelian untuk daerah ini cukup besar walaupun tidak sampai 50%. Masuk akal di kepala saya mengingat Arsenal tidak memiliki pemain tengah bertahan yang murni. Mengandalkan Arteta yang berusia 30 tahun untuk selalu bermain 90 menit sepanjang musim di posisi ini tentu tidak mudah dibayangkan mengingat injury record-nya.
Coquelin pun menurut saya masih belum bisa menunjukkan kapabilitasnya sebagai DMF yang konsisten.
Berdasarkan berbagai macam berita transfer yang saya baca ada beberapa DMF yang sudah dihubungkan dengan Arsenal.
Nama pertama adalah Etienne Capoue, gelandang bertahan dari Toulouse yang musim ini sudah menciptakan 3 gol dan 2 assists di 16 pertandingan. Cukup impresif mengingat perannya lebih banyak di belakang garis tengah lapangan. Alternatif murah lainnya, bisa saja Arsenal beralih ke Sunzu, yang bisa berperan sebagai gelandang bertahan walaupun mungkin tidak seimpresif Capoue. Yann M’Vila? siapa tuh? udah lupa.

Sedikit lebih maju, saya mendengar Christian Eriksen yang juga diincar Sp*rs dihubungkan dengan Arsenal. Tetapi dilihat dari berbagai media, Sp*rs lebih diunggulkan mendapatkan pemain ini mengingat mereka memiliki Jan Vertonghen, mantan kapten Eriksen di Ajax yang bisa membuat klub busuk itu memiliki kesempatan lebih besar.
Lalu ada Lewis Holtby, pemain Schalke berdarah campuran Inggris dan Jerman. Seperti kaptennya di klub Klaas Jan Huntelaar, kontrak Lewis habis tahun depan. Kondisi Schalke sendiri masih dalam kemelut setelah hanya bertengger di posisi 7 dan baru saja memecat pelatihnya Huub Stevens setelah kalah 3-1 dari Freiburg. Kemungkinan Lewis Holtby bergabung dengan Arsenal di musim dingin ini sekitar 20% mengingat penyumbang assists terbanyak di timnya ini sudah bermain di UCL, dalam artian dia tidak berguna sama sekali di liga champion musim ini karena sudah terdaftar di klub lain. Kemungkinan besar kalaupun Arsenal jadi mendapatkan tanda tangan Lewis, saya yakin itu akan terjadi di musim panas nanti. Kemungkinan terburuk, Lewis Holtby memilih untuk setia dengan Schalke, mengingat kabar terbaru Schalke sudah menegosiasikan kontraknya.

Terlepas jadi tidaknya Arsenal membeli seorang AM, saya sudah cukup puas dengan Cazorla dan Rosicky. Rosicky yang fit dan bermain sempurna seperti musim lalu.

Posisi striker Arsenal adalah posisi paling banyak diterpa badai gosip transfer, bukan saja siapa pemain yang akan Arsenal beli untuk membuat persaingan lini depan lebih ketat, tapi kontrak Walcott yang masih belum tuntas sampai sekarang, mengingat panjang kontraknya tinggal 6 bulan lagi. Giroud yang sedikit terlambat panas setelah dibeli Arsenal mulai menunjukkan kerja kerasnya sebagai seorang target man yang Arsenal butuhkan.
Namun ternyata media tidak puas. Mereka mengangkat topik hangat budget ‘wah’ yang Arsenal punya untuk transfer Januari dan mulai menghubungkan Arsenal dengan berbagai pemain.
Klaas Jan Huntelaar, yang kontraknya akan berakhir 2013 bisa saya pastikan pindah dari Schalke musim dingin ini. Entah ke liga Italia atau Inggris. Namun saya takut (jika memang pindah ke Arsenal) performa Huntelaar akan sama melempemnya saat dia bermain untuk AC Milan. Tipikal pemain yang tidak tahan terhadap tekanan besar.
Fernando Llorente, yang kontraknya juga habis 2013 dihubungkan lagi dengan Arsenal. Apalagi ada beberapa media membicarakan bahwa akan ada pemain Spanyol yang akan bergabung dengan Arsenal musim dingin ini. Walaupun saya tahu itu berita sampah, namun saya tidak akan menolak Llorente apabila dia benar-benar ke Arsenal.
Gosip terbaru yang masih berusia bayi adalah David Villa, striker Barcelona yang baru sembuh dari cedera dan mulai jarang dimainkan Tito. Namun jangan berharap banyak. Kapan terakhir kali kamu mendengar pemain Barcelona yang dihubungkan dengan Arsenal benar-benar pindah ke Arsenal? Thiago? Afellay? Tello?
Dua nama besar terakhir yang dihubungkan dengan Arsenal adalah Falcao dan Cavani. Cukup, saya cukup menyebut namanya saja. Tidak ada yang perlu dibahas karena hal ini tidak akan terjadi.

Namun masalah terbesar saat kita membicarakan transfer striker adalah Arsenal sudah memiliki 3 striker yang berambisi untuk bermain di tengah; Podolski yang sempat beredar pernyataannya di media bahwa dia kurang begitu nyaman dengan posisi left wing, Walcott the sign da ting boy, yang sejak musim lalu menyatakan keinginannya bermain di tengah dan mulai membuktikan dia layak bermain di tengah dengan menjadi top scorer Arsenal sementara pertengahan musim ini.
Tetapi apakah dia sudah cukup membuktikan dia layak bermain di tengah? Menurut saya masih belum.
Dan yang terakhir adalah Giroud, pemain dengan determinasi, kerja keras dan kepercayaan diri tinggi ini tidak mungkin kita abaikan begitu saja apabila membahas striker Arsenal. Chamakh? Maaf saya tidak ingin membicarakannya.

Terlepas dari pembahasan tadi, masih ada beberapa gosip yang mulai memudar, seperti wonderkid asal Crystal Palace Wilfried Zaha yang kisah transfernya bisa saja berakhir seperti Chamberlain, bergabung dengan Arsenal di musim panas. Kemudian ada gosip yang cukup mudah saya lupakan. Dani Alves yang digosipkan akan menggantikan Sagna. HAHAHA.
Saya heran tim dengan kebijakan transfer berbeda seperti Arsenal malah lebih sering dihubungkan dengan berbagai macam pemain.

Yah, setidaknya kita bisa cukup bersenang-senang dengan sesama gooner membahas gosip transfer ini. Walaupun saya yakin 50% musim dingin ini hanya akan berakhir tanpa nama-nama yang saya bahas tadi atau mungkin pembelian pemain tanpa nama dan muda seperti Eisfield dan Miyaichi.
Pesan saya, jangan terlalu bahagia mendengar berita transfer sebelum melihat pemain itu benar-benar memegang jersey Arsenal.
Tidak ada jurnalis maupun user twitter yang mengaku punya orang dalam memiliki info 100% akurat. Anda cukup percaya 50% persen, selebihnya banyak-banyak berdoa saja Arsenal terhindar dari badai cedera.

2 thoughts on “Balada Transfer Musim Dingin Arsenal

Tinggalkan Komentar:

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s